Adzka resmi memperkenalkan album debutnya bertajuk Okaeri, sebuah karya personal yang merangkum perjalanan emosional tentang hubungan, kehilangan, pertumbuhan, dan makna “pulang” bagi seseorang yang dicintai.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kata Okaeri sendiri diambil dari bahasa Jepang yang berarti “welcome home” atau “selamat datang kembali”. Sapaan hangat tersebut menjadi inti sekaligus benang merah dari keseluruhan cerita yang dibangun Adzka di dalam album ini. Bagi Adzka, Okaeri bukan sekadar tentang rumah secara fisik, tetapi tentang bagaimana seseorang dapat menjadi tempat pulang yang aman dan nyaman bagi orang lain.
Melalui 10 lagu yang tersusun secara naratif, Adzka mengajak pendengar mengikuti perjalanan emosional seorang tokoh utama yang perlahan tumbuh dan belajar memahami hubungan dari berbagai sudut pandang. Setiap lagu menjadi bagian dari perkembangan cerita yang saling terhubung, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang terasa intim dan penuh refleksi.
“Album ini menggambarkan seseorang yang berusaha merawat hubungan dengan nilai dan cara yang ia yakini. Dalam prosesnya, ia mengalami berbagai hal yang perlahan membentuk cara pandangnya menjadi lebih utuh,” jelas Adzka.
Dari keseluruhan track dalam album ini, lagu “Padahal” dipilih sebagai focus track yang paling merepresentasikan warna emosional Okaeri. Lewat gaya penulisan lirik yang khas, sudut pandang yang unik, serta karakter vokal Adzka yang lembut dan personal, “Padahal” menghadirkan cerita tentang seseorang yang akhirnya kembali menemukan kebahagiaan setelah melewati perpisahan.

Menariknya, lagu ini tidak dibangun dari rasa ingin membuktikan sesuatu kepada masa lalu atau dorongan balas dendam emosional. Sebaliknya, Adzka memilih pendekatan yang lebih tenang dan dewasa: membayangkan bagaimana rasanya jika orang yang telah pergi masih berada di sisinya saat hidup mulai kembali membaik.
“Ketika seseorang benar-benar selesai dengan masa lalunya dan mulai menata kembali hidup serta mimpinya, hatinya justru akan jadi lebih lapang. Nggak ada lagi dorongan buat membuktikan apa pun kepada orang di masa lalu,” ungkap Adzka.
Seluruh lagu dalam Okaeri ditulis langsung oleh Adzka, yang juga bertindak sebagai produser bersama Rama Harto. Nama Rama Harto sendiri dikenal lewat kolaborasinya bersama Idgitaf, Nadhif Basalamah, dan .Feast.
Lewat Okaeri, Adzka menghadirkan album debut yang tidak hanya menawarkan cerita tentang cinta, tetapi juga tentang bagaimana manusia belajar memahami dirinya sendiri melalui hubungan yang dijalani. Sebuah perjalanan emosional yang hangat, personal, dan mengajak pendengarnya pulang — bukan kepada seseorang, melainkan kepada diri mereka sendiri.













