“Gojod Bae”: Palm Trees & Tebsky Melebur Genre dan Keresahan 

Band alternative reggae sound asal Tangerang Selatan, Palm Trees, resmi merilis single terbaru berjudul “Gojod Bae”, sebuah karya kolaboratif bersama Tebsky yang menyuarakan realita sosial dengan pendekatan jujur, lugas, dan penuh energi. “Gojod Bae” berangkat dari fenomena keseharian yang akrab ditemui: generasi muda yang terlalu nyaman dalam kondisi stagnan—nongkrong tanpa arah, menunda mimpi, dan berjalan di tempat. Istilah “gojod bae”, yang berasal dari bahasa keseharian Betawi, digunakan sebagai simbol sikap hidup yang pasrah tanpa usaha. Pesan tersebut disampaikan tanpa menggurui, namun tetap menyentil.

Di balik lagu ini, tersimpan cerita yang lebih dalam. “Gojod Bae” merupakan transformasi ulang sekaligus kelanjutan napas kreatif dari materi yang sebelumnya pernah tumbuh bersama The Jalu, band asal Jelupang—wilayah yang juga menjadi titik awal perjalanan Palm Trees. Berasal dari tanah yang sama, lagu ini terasa seperti cerita lama yang kembali disuarakan dengan sudut pandang, energi, dan konteks yang lebih segar.

Menariknya, keresahan yang menjadi akar cerita tidak disajikan dalam bentuk ratapan. Paradoks inilah yang menjadi kekuatan “Gojod Bae”. Pendengar tidak akan diseret ke dalam keluh kesah, melainkan dihantam gelombang energi dan dorongan untuk bergerak. Suara Aryo dan Tebsky tampil sebagai ajakan lantang untuk terus melangkah dan terus hidup. Kritik sosial berubah menjadi seruan, dan sindiran menjelma motivasi.

Kolaborasi Palm Trees dan Tebsky membuat “Gojod Bae” terasa hidup dan berdenyut, seperti percakapan keras di tengah keramaian kampung yang jujur, spontan, dan penuh tenaga. Lagu ini tidak menawarkan jawaban instan, tetapi mendorong keberanian untuk berhenti diam dan mulai berjalan. “Kami ingin menyampaikan keresahan tanpa harus terjebak dalam rasa putus asa. ‘Gojod Bae’ adalah ajakan untuk bergerak,” ujar Palm Trees.

“Gojod Bae” menjadi penanda fase terbaru Palm Trees—lebih terbuka, lebih berani, dan tetap membumi. Sebuah karya yang menghormati cerita lama, namun tidak ragu mendorong pendengarnya untuk melangkah ke depan. Single “Gojod Bae” – Palm Trees feat. Tebsky kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Palm Trees terbentuk pada tahun 2013 di Jelupang, Tangerang Selatan, berawal dari pertemanan sejak kecil. Band ini beranggotakan Aryo Mahendra (vokal), Maqcir Vinata (gitar), Panca Frastian (gitar), Apih Rafly (bass), dan Dicky RH (drum). Mereka tumbuh melalui kebiasaan bermain musik bersama dan menikmati setiap proses yang dijalani. Debut dimulai lewat single “Start With Smile Reggae Music” pada Maret 2015, disusul “Selamat Pagi” pada November 2019 setelah perjalanan kreatif yang panjang. Konsistensi tersebut berlanjut dengan peluncuran album perdana “Tumbuh Meliar” pada Mei 2020, sebelum akhirnya merilis single “Terjerat” pada tahun 2024 sebagai kelanjutan eksplorasi musikal mereka.

Saipul Anwar, yang lebih dikenal dengan nama Tebsky, merupakan vokalis band hardcore Kilometer dan juga memiliki proyek hip-hop bertajuk Tebsky. Ia aktif dalam berbagai kolektif seperti Undertaker Familia, UTK Records, dan Ruang Literasi. Selain mengerjakan proyek musiknya sendiri, Tebsky kerap terlibat dalam berbagai proyek sebagai guest vocal dan penulis lirik, termasuk kolaborasinya bersama Palm Trees dalam “Gojod Bae”.