Oslo Ibrahim Mengulik Rumitnya Situationship Lewat Single Terbaru “People On The Side”

Musisi pop-alternatif Indonesia, Oslo Ibrahim, kembali menyapa pendengarnya melalui single terbaru berjudul “People On The Side”. Lewat lagu ini, Oslo mengangkat tema yang terasa sangat dekat dengan realitas hubungan modern, namun masih jarang dibicarakan secara terbuka: menjadi seseorang yang berada di posisi “orang di sisi lain” dalam sebuah hubungan yang tidak memiliki kejelasan status.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dikenal melalui karya-karyanya yang personal dan emosional, Oslo kembali menghadirkan cerita yang jujur tentang dinamika perasaan dalam sebuah situationship. Dengan balutan melodi manis yang sedikit melankolis, “People On The Side” mengajak pendengar menyelami ruang emosional yang hangat, namun dipenuhi keraguan dan tanda tanya. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang kebingungan, harapan, dan luka yang kerap hadir ketika seseorang bertahan dalam hubungan tanpa kepastian.

Melalui lirik-lirik yang lugas dan apa adanya, Oslo menggambarkan sisi paling rentan dari seseorang yang terjebak dalam hubungan abu-abu. Penggalan lirik seperti “Don’t need to say sorry cause I’m the mess” dan “It’s a special song for people on the side” menjadi representasi dari perasaan yang sulit diungkapkan: berada dekat dengan seseorang, namun sadar bahwa posisi tersebut bukanlah yang utama.

Di balik momen-momen kecil yang terasa manis—seperti pesan singkat, perhatian sederhana, atau sekadar emoji hati—tersimpan rasa bersalah dan pertanyaan yang terus menghantui. Haruskah bertahan, atau justru pergi? Haruskah berharap lebih, atau menerima kenyataan apa adanya?

“Lagu ini buat mereka yang ada di area abu-abu. Kadang ngerasa jadi pilihan, tapi di saat yang sama juga ngerasa paling tulus dalam hubungan yang sebenarnya nggak jelas,” ungkap Oslo Ibrahim mengenai inspirasi di balik lagu tersebut.

Melalui “People On The Side”, Oslo tidak berusaha memberikan jawaban atas kerumitan hubungan semacam itu. Sebaliknya, ia memilih untuk menjadi suara bagi banyak orang yang pernah atau sedang mengalami situasi serupa. Lagu ini menjadi ruang aman bagi mereka yang merasa sendirian dalam ketidakpastian, sekaligus pengingat bahwa perasaan tersebut nyata dan layak untuk didengar.

Secara musikal, “People On The Side” tetap mempertahankan identitas khas Oslo Ibrahim yang selama ini dicintai para pendengarnya. Nuansa indie pop yang hangat berpadu dengan sentuhan ballad yang lembut, menciptakan atmosfer yang intim dan reflektif. Aransemen yang sederhana namun efektif memberi ruang bagi vokal Oslo untuk menyampaikan emosi secara utuh, seolah sedang menceritakan pengalaman pribadi secara langsung kepada pendengar.

Kesederhanaan tersebut justru menjadi kekuatan utama lagu ini. Tidak ada produksi yang berlebihan, hanya melodi yang mengalir tenang, instrumen yang terasa dekat, dan lirik yang mampu menggambarkan berbagai emosi yang sering kali sulit dijelaskan dengan kata-kata.

“People On The Side” hadir sebagai teman untuk malam-malam yang sunyi, perjalanan pulang yang penuh pikiran, atau momen ketika seseorang sedang mempertanyakan arah hubungan yang sedang dijalani. Lagu ini cocok mengisi playlist yang dipenuhi perasaan, refleksi, dan cerita-cerita yang belum selesai.

Melalui rilisan terbarunya ini, Oslo Ibrahim kembali menunjukkan kemampuannya dalam menerjemahkan pengalaman emosional yang kompleks menjadi karya yang sederhana namun mengena. Dengan pendekatan yang jujur dan relevan, “People On The Side” menjadi lagu yang tidak hanya mudah didengar, tetapi juga mudah dirasakan.

Single “People On The Side” telah tersedia di seluruh platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan berbagai layanan streaming lainnya mulai 22 Mei 2026. Video lirik dan video musik resmi lagu ini juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Oslo Ibrahim.

error: Content is protected !!