Band modern metal Somniumsaic melanjutkan perjalanan musikal mereka menuju album kedua dengan merilis single terbaru berjudul “Regret”, yang menjadi single ketiga dalam rangkaian menuju perilisan album tersebut. Lagu ini juga menjadi langkah baru bagi Somniumsaic karena untuk pertama kalinya mereka menghadirkan komposisi dengan dua bahasa sekaligus, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sebagai bagian dari eksplorasi musikal serta ekspresi emosional yang lebih luas.
Secara musikal, “Regret” menghadirkan peningkatan nuansa metalcore dibandingkan single sebelumnya, “Aksa Daksa”, yang lebih condong ke arah rock radio dan alternative. Dalam lagu ini, Somniumsaic mulai mempertegas identitas musikal mereka dengan menambahkan unsur progressive, bagian breakdown yang lebih intens, serta sentuhan scream yang memperkuat dinamika emosi di dalam lagu. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan yang ideal menuju album kedua mereka yang akan mengusung spektrum Modern Metal yang lebih luas dan eksploratif.
Dari sisi lirik, “Regret” menghadirkan refleksi mendalam mengenai kesalahan yang diakui serta luka yang pernah tercipta dalam sebuah hubungan yang telah berakhir. Lagu ini lahir dari kesadaran akan kata-kata yang terucap dalam emosi serta tindakan yang meninggalkan bekas mendalam, namun juga dari kebutuhan untuk tidak terus terjebak dalam rasa bersalah yang sama. Melalui narasi tersebut, Somniumsaic mencoba menggambarkan bagaimana penyesalan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi seseorang.
Di balik pengakuan atas kesalahan di masa lalu, lagu ini juga mempertanyakan mengapa kenangan lama masih sering dihidupkan kembali, bahkan ketika masing-masing pihak telah melanjutkan kehidupan baru. “Regret” tidak berusaha menyangkal kesalahan yang pernah terjadi, tetapi justru menegaskan bahwa penyesalan seharusnya menjadi pelajaran berharga, bukan identitas yang harus terus dipikul sepanjang hidup.
Dengan lirik yang emosional namun tetap terkendali, lagu ini menjadi sebuah pernyataan kedewasaan. Pesan yang ingin disampaikan adalah tentang keberanian untuk mengakui kesalahan, menetapkan batasan baru, serta memilih untuk melepaskan tanpa harus membalas luka yang pernah ada. Pada akhirnya, belajar dari masa lalu berarti tidak lagi membiarkannya mendefinisikan siapa diri kita hari ini.

Konsep video lirik untuk single “Regret” diambil langsung dari art cover yang digunakan dalam perilisan lagu ini di berbagai platform digital streaming (DSP). Visual utama menampilkan dua tangan—tangan wanita di sisi kiri dan tangan pria di sisi kanan—yang tidak lagi berusaha untuk saling meraih satu sama lain. Gambaran tersebut merepresentasikan hubungan yang telah retak dan kehilangan usaha untuk dipertahankan.
Kerentanan hubungan tersebut juga diperkuat melalui penggunaan filter layer kaca pecah yang menjadi elemen visual utama dalam video. Selain itu, serpihan kelopak bunga mawar yang berterbangan melambangkan pudarnya simbol cinta yang sebelumnya pernah ada. Keseluruhan elemen visual ini memperkuat tema utama lagu tentang perpisahan, penyesalan, dan proses melepaskan.
Video lirik “Regret” sendiri dianimasikan dengan pendekatan looping motion yang berasal dari elemen art cover tersebut, sehingga menciptakan pengalaman visual yang sederhana namun tetap atmosferik. Menariknya, baik art cover maupun video lirik untuk single ini dikerjakan secara internal oleh salah satu personel Somniumsaic, yaitu Alfonsus Abimatha.
Single “Regret” resmi dirilis pada 3 April 2026 dan kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform digital streaming. Untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai karya dan aktivitas Somniumsaic, publik dapat mengunjungi akun media sosial resmi mereka di @somniumsaic. Somniumsaic juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada para pendengar dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan musik mereka hingga saat ini.











