Unit musik pendatang baru asal Pontianak, Kalimantan Barat, Northsea, kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik lokal dengan merilis single ketiga bertajuk “Nestapa”. Setelah dua rilisan sebelumnya, lagu ini hadir sebagai fase pendewasaan musikal Northsea yang lebih gelap dan reflektif, menyuarakan rasa sakit hati yang mendalam akibat janji-janji yang terus diingkari hingga kata maaf kehilangan maknanya.
“Nestapa” mengangkat kisah seseorang yang berada di titik jenuh dalam sebuah hubungan—ketika bertahan justru menjadi sumber luka baru dan mengalah dipilih sebagai jalan untuk mengakhiri penderitaan. Narasi tersebut disampaikan melalui lirik yang lugas dan emosional, salah satunya berbunyi, “Dalam kesedihan ku lihat kau memeluk bahagia di sana bersamanya,” yang menegaskan kontras kejam antara mereka yang tertinggal dalam kepedihan dan mereka yang dengan mudah melanjutkan hidup.

Dihuni oleh Genan (vokal), Rianda Tino (gitar), Gustian Apuy (bass), dan Rio Poces (drum), Northsea menerjemahkan tema kekalahan emosional tersebut ke dalam balutan musik rock/alternative yang megah namun menyayat. Vokal penuh penjiwaan berpadu dengan permainan gitar melodius, fondasi bass yang kokoh, serta dentuman drum yang dinamis, membangun atmosfer muram yang perlahan membawa pendengar menyusuri kesendirian dan kelelahan batin.
Sebagai kolektif musik yang berfokus pada eksplorasi suara jujur dan melankolis, Northsea menjadikan “Nestapa” sebagai penanda penting dalam perjalanan mereka. Single ketiga ini sekaligus mempertegas langkah Northsea untuk terus berkembang dan meramaikan skena musik lokal Pontianak, serta memperluas jangkauan mereka ke kancah musik Indonesia secara lebih luas.
“Nestapa” telah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh platform digital.











