Bunga Citra Lestari atau BCL kembali membuka babak baru dalam perjalanan musiknya lewat single terbaru berjudul “Terpesona”. Dirilis pada 21 Agustus 2026 di seluruh platform streaming digital, lagu ini membawa BCL kembali ke salah satu wilayah yang sudah begitu lekat dengan perjalanan kariernya: lagu-lagu tentang cinta dan romansa.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Setelah sebelumnya menghadirkan “Selalu Ada di Nadimu”, sebuah lagu yang tidak hanya mendapat sambutan luas dari pendengar tetapi juga meninggalkan jejak kultural tersendiri bagi musik populer Indonesia, BCL kini memilih kembali ke akar musikalnya melalui sebuah lagu cinta yang terasa lebih hangat, intim, dan personal.
Yang membuat “Terpesona” semakin spesial adalah kehadiran Josh Flo sebagai teman duet BCL. Nama Josh sendiri tidak asing bagi penonton Indonesian Idol 2026. Ia berhasil melaju hingga jajaran Top 5 Indonesian Idol Season 14, sekaligus menjadi salah satu talenta yang sejak awal telah mendapatkan perhatian khusus dari BCL.
Kolaborasi tersebut menjadi semacam full circle moment bagi keduanya. Pertemuan BCL dan Josh bermula dari ajang Indonesian Idol Season 14. Sejak babak audisi, BCL telah melihat sesuatu yang berbeda dari karakter vokal Josh dan bahkan mengaku langsung terpesona dengan suara penyanyi tersebut. Kini, setelah perjalanan Josh di kompetisi berakhir, keduanya justru kembali dipertemukan melalui sebuah lagu yang berbicara tentang perasaan ketika seseorang menemukan sosok yang begitu istimewa.
Ditulis dan diciptakan oleh trio kreatif Laleilmanino, “Terpesona” berangkat dari kisah sederhana yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang: perasaan ketika bertemu seseorang yang mampu membuat hati terasa berbeda, tetapi perasaan tersebut tidak selalu mudah untuk diterjemahkan menjadi kata-kata.
Bagi BCL, rasa terpesona bukan semata-mata tentang mengungkapkan cinta kepada seseorang. Ada proses ketika seseorang mulai merasa nyaman, ingin terus berada di dekat orang tersebut, semakin penasaran untuk mengenalnya, hingga akhirnya kehadirannya terasa seperti rumah.

“Lagu ‘Terpesona’ adalah tentang sebuah perasaan yang hadir saat kita menemukan seseorang yang somehow membuat kita merasakan sesuatu yang berbeda. Ada rasa nyaman ketika bersamanya, rasa yang membuat kita ingin selalu dekat dan semakin mengenal orang itu. Kadang perasaan itu bahkan sulit untuk dijelaskan atau diungkapkan dengan kata-kata, tapi kita tahu ada sesuatu tentang dirinya yang membuat kita nggak bisa berpaling. Ada rasa ingin terus bersama, sampai akhirnya orang itu terasa seperti ‘home’. Buat aku, itulah rasa terpesona,” ujar Bunga Citra Lestari.
Kehadiran Josh Flo memberikan warna baru terhadap karakter lagu yang selama ini identik dengan BCL. Karakter vokal BCL yang telah lama dikenal melalui berbagai lagu bertema romansa tetap menjadi salah satu kekuatan utama “Terpesona”, tetapi kali ini dipertemukan dengan suara Josh yang memiliki karakter khas.
BCL sendiri memiliki alasan personal dalam memilih Josh sebagai pasangan duet. Sejak pertama mendengar suaranya dalam kompetisi Indonesian Idol, BCL mengaku langsung jatuh hati dan melihat potensi yang dimiliki penyanyi tersebut.
“Sejak awal, aku jatuh hati dengan suaranya. Itulah alasanku mengapa ingin berduet bersama Josh,” tambah BCL.
Bagi Josh, kesempatan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan kariernya setelah Indonesian Idol. Sebelum memasuki dunia musik melalui kompetisi pencarian bakat, Josh diketahui bekerja sebagai penjaga di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari, Papua. Perjalanan dari pekerjaan tersebut hingga akhirnya berdiri sebagai penyanyi dan berkolaborasi dengan salah satu diva pop Indonesia menjadi bagian tersendiri dari cerita kariernya.
Josh mengungkapkan bahwa kolaborasi bersama BCL menjadi momen yang sangat spesial, terutama karena tawaran tersebut datang langsung setelah dirinya tereliminasi dari jajaran Top 5 Indonesian Idol Season 14.
“Saat aku tereliminasi dari Top 5 Indonesian Idol Season 14, Kak Unge langsung kirim pesan ke aku. Dia menawariku untuk membuat karya bersama. Rasanya sangat bangga, spesial, dan menjadi full circle moment bagiku. Sejak awal aku ikut audisi Kak Unge sudah sangat percaya dengan bakatku, dan dia pernah berjanji akan berkolaborasi, dan dia menepati janjinya, lewat lagu manis ‘Terpesona,’” kata Josh Flo.
Di balik lagu tersebut, nama Laleilmanino kembali menjadi bagian penting dalam perjalanan musik BCL. Trio yang terdiri dari Lale, Ilman, dan Nino tersebut kembali dipercaya sebagai pencipta sekaligus produser “Terpesona”. Kolaborasi ini sekaligus menjadi kelanjutan hubungan kreatif antara BCL dan Laleilmanino setelah sebelumnya mereka bekerja sama dalam “Selalu Ada di Nadimu”.
Melalui “Terpesona”, Laleilmanino menghadirkan pendekatan yang berbeda namun tetap mempertahankan kehangatan khas lagu romansa. Aransemen dibuat untuk memberikan ruang bagi dua karakter vokal yang berbeda agar dapat saling melengkapi, sekaligus menciptakan nuansa yang terasa dekat dengan kisah cinta yang sederhana dan tidak berlebihan.
“Senang rasanya bisa bereksplorasi lagi bersama Unge di lagu romansa terbarunya, ‘Terpesona’. Lagu ini berbicara tentang ‘finding the one since day one.’ Sebuah nyanyian yang bisa menemani hangatnya hati saat kita menemukan seseorang yang terasa begitu tepat. Disampaikan ataupun tidak tak jadi soal, karena lagu ini bukan tentang menyatakan perasaan. Lagu ini adalah tentang perasaan itu sendiri,” ujar Nino Kayam mewakili Laleilmanino.
Selain menjadi pertemuan kreatif antara BCL dan Laleilmanino, “Terpesona” juga memiliki arti penting dalam perjalanan panjang BCL di industri musik Indonesia. Single ini hadir bertepatan dengan momentum dua dekade perjalanan BCL di dunia musik, setelah dirinya merilis album debut “Cinta Pertama” pada 2006.
Selama dua puluh tahun, BCL telah melewati berbagai fase dalam kariernya sebagai penyanyi, mulai dari lagu-lagu pop dan romansa, soundtrack film, kolaborasi dengan berbagai musisi, hingga karya-karya yang kemudian menjadi bagian dari ingatan kolektif pendengar musik Indonesia.
Kini, memasuki dua dekade perjalanan tersebut, BCL kembali memilih lagu cinta sebagai medium untuk membuka fase berikutnya. Namun, “Terpesona” bukan sekadar pengulangan terhadap formula lama. Kehadiran Josh Flo dan pendekatan produksi Laleilmanino membuat lagu ini memiliki dimensi baru sekaligus mempertemukan dua generasi dalam satu karya.
“Terpesona” menjadi cerita tentang rasa yang terkadang tidak membutuhkan penjelasan panjang. Tentang perasaan nyaman ketika bersama seseorang, tentang keinginan untuk terus mengenal, dan tentang momen ketika seseorang perlahan terasa seperti tempat untuk pulang.
Dengan duet BCL dan Josh Flo yang saling melengkapi, serta sentuhan produksi dan penulisan dari Laleilmanino, “Terpesona” hadir sebagai sebuah lagu romansa yang sederhana namun emosional. Sebuah karya yang tidak memaksa pendengarnya untuk memahami cinta melalui kata-kata besar, melainkan mengajak mereka menikmati perasaan ketika menemukan seseorang yang terasa begitu tepat.
Single “Terpesona” telah tersedia di seluruh platform streaming digital sejak 21 Agustus 2026. Lagu ini sekaligus menjadi penanda babak baru perjalanan BCL di industri musik Indonesia—dua puluh tahun setelah “Cinta Pertama”, dengan cerita cinta yang kembali hadir melalui suara baru, kolaborasi baru, dan rasa yang tetap familiar.















