Rumah produksi Palari Films merayakan satu dekade perjalanannya di industri perfilman Indonesia melalui tajuk A Decade of Voyage, menandai sepuluh tahun kiprah kreatif yang dibangun oleh produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy bersama sutradara Edwin, dengan konsistensi melahirkan karya-karya film yang mendapat tempat di hati penonton sekaligus pengakuan di berbagai ajang bergengsi nasional dan internasional; perjalanan Palari Films dimulai lewat film panjang Posesif (2017) yang meraih tiga Piala Citra FFI untuk Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik, dilanjutkan dengan Aruna & Lidahnya (2018) yang menuai pujian kritikus, memenangkan Piala Citra untuk Skenario Adaptasi Terbaik serta Pemeran Pendukung Pria Terbaik, dan diputar di Berlinale 2019 dalam program Culinary Cinema, hingga puncak pencapaian internasional melalui Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang memenangkan Golden Leopard di

Festival Film Locarno, menjadikannya film Indonesia pertama yang meraih penghargaan utama di festival film internasional; dalam kurun sepuluh tahun, Palari Films telah memproduksi 10 karya berupa film panjang, serial, dan antologi, sekaligus memperluas spektrum kolaborasi dengan para sineas lintas generasi seperti Lucky Kuswandi, Yosep Anggi Noen, serta talenta muda seperti Khozy Rizal dan Aditya Ahmad, sambil menatap dekade berikutnya dengan mengumumkan tujuh proyek film baru—termasuk Monster Pabrik Rambut yang dijadwalkan tayang 4 Juni 2026—serta memperkuat posisinya melalui ko-produksi internasional, perayaan satu dekade lewat pemutaran film dan pameran arsip di Museum MACAN, kolaborasi merchandise dengan Goods Dept, dan komitmen berkelanjutan untuk terus “berlayar” menghadirkan karya sinema yang relevan, reflektif, dan menjadi penanda zaman bagi perfilman Indonesia.















