Setahun “Rekam Jejak”, Moda Moody Rayakan Perjalanan Musik Lewat Indonesia Tour 2026

Setelah sempat menunda rencana tur pada awal Januari 2026, band ska, reggae, dan indie asal Kuala Lumpur, Malaysia, Moda Moody, akhirnya siap menyapa para penikmat musik di Indonesia melalui rangkaian Indonesia Tour 2026. Tur ini sekaligus menjadi perayaan satu tahun dirilisnya mini album (EP) Rekam Jejak, yang resmi diperkenalkan oleh DoggyHouse Records pada 2 Agustus 2025 melalui berbagai platform digital.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berdiri sejak tahun 2007 di Kuala Lumpur, Moda Moody terus berkembang menjadi salah satu band yang konsisten menghadirkan warna musik yang memadukan unsur ska, reggae, dan indie dalam balutan karakter musikal yang hangat dan penuh energi. Saat ini, Moda Moody diperkuat oleh Mell Malik (vokal), Ashley Gibson (gitar), Aliph (gitar), Mieenang69 (bass), J’Rowl (drum), dan Meer Dean (keyboard). Keenam personel tersebut membawa semangat kolaborasi lintas budaya dengan memadukan pengaruh musik lokal maupun global, menjadikan Moda Moody sebagai representasi generasi musisi yang menjunjung tinggi keberagaman, identitas, serta persaudaraan melalui musik.

EP Rekam Jejak menjadi salah satu proyek kolaborasi lintas negara antara Malaysia dan Indonesia. Selain dirilis oleh label independen asal Indonesia, DoggyHouse Records, proses kreatif album ini juga melibatkan musisi sekaligus produser asal Indonesia, Denny Frust, yang bertindak sebagai music director. Kolaborasi tersebut melahirkan lima lagu yang masing-masing memiliki karakter kuat, yakni “Rindu Dihembus Bayu”, “Bodoh”, “Gadisku di Lantai Tari”, “Reggae dan Ska”, serta “Matahari”.

Salah satu lagu yang paling mencuri perhatian adalah “Rindu Dihembus Bayu”, yang menghadirkan sentuhan musik keroncong di tengah nuansa reggae modern. Perpaduan tersebut memberikan warna yang unik sekaligus menunjukkan keberanian Moda Moody dalam mengeksplorasi akar budaya Nusantara ke dalam karya mereka. Hasilnya, lagu tersebut berhasil menghadirkan suasana hangat, nostalgia, sekaligus mempertegas identitas musikal yang membedakan Moda Moody dari band-band sejenis di kawasan Asia Tenggara.

Memasuki penghujung Agustus 2026, perjalanan Rekam Jejak berlanjut dengan perilisan versi fisik dalam format Compact Disc (CD) yang dikemas secara eksklusif bersama merchandise berupa t-shirt, poster, dan stiker. Perayaan tersebut juga diramaikan dengan penyelenggaraan listening party khusus media di Honcho Pizza Parlour, Subang Jaya, sebelum kemudian dilanjutkan dengan release party di Angguk Studio, Selangor, yang menghadirkan penampilan spesial bersama An Honest Mistake, Single Stitch, Nahara, dan Rakuza.

Kini, tepat satu tahun sejak Rekam Jejak dirilis, Moda Moody siap membawa semangat yang sama ke Indonesia melalui rangkaian Indonesia Tour 2026. Tur ini terselenggara berkat kolaborasi antara Mother Earth Entertainment, ME.Space, dan DoggyHouse Records, sebagai upaya mempererat hubungan skena musik independen antara Indonesia dan Malaysia sekaligus memperluas jangkauan karya Moda Moody kepada para pendengar di Tanah Air.

Untuk babak pertama, Moda Moody akan menyambangi sejumlah kota di Pulau Jawa dengan jadwal sebagai berikut:

  • 1 Agustus 2026Road to Vista Fest di Milli Sayidan, Yogyakarta
  • 2 Agustus 2026Gatsu Urban Stage, Solo
  • 4 Agustus 2026 — TBA, Madiun
  • 8 Agustus 2026Ska Revolution United Vol. 3 di The Big Owl, Bogor/Jakarta

Rangkaian tur ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar komunitas musik independen Indonesia dan Malaysia, sekaligus membuktikan bahwa musik mampu melampaui batas geografis, bahasa, maupun budaya.

Bagi para pecinta musik ska, reggae, dan indie, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati penampilan energik Moda Moody secara langsung di kota-kota yang mereka sambangi. Mari menjadi bagian dari perjalanan Rekam Jejak Indonesia Tour 2026 dan rayakan semangat persaudaraan lintas negara melalui musik.

error: Content is protected !!