Empat Jurnalis Bertaruh Nyawa Ungkap Kejahatan Pemangsa Anak, Sinemaku Pictures Rilis Teaser Trailer dan Poster Perdana Film Memburu Pemangsa

Sinemaku Pictures resmi merilis official teaser poster dan teaser trailer untuk film terbaru mereka, Memburu Pemangsa, yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026. Mengusung genre horror crime action, film garapan sutradara Umay Shahab ini menghadirkan kisah investigasi menegangkan yang mengangkat isu perlindungan anak dan kejahatan terhadap anak, salah satu bentuk kriminalitas paling keji yang tidak dapat ditoleransi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Teaser poster yang baru dirilis langsung menghadirkan atmosfer kelam sekaligus misterius. Empat pemeran utama, Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Taskya Namya, dan Yasamin Jasem, tampak berdiri berhadapan dengan sosok menyeramkan yang digambarkan dalam posisi terbalik. Tubuhnya terlihat seperti manusia, namun wajahnya jauh dari rupa manusia biasa, memberikan kesan bahwa karakter tersebut memiliki keterkaitan dengan sosok iblis. Visual tersebut menjadi simbol dari kejahatan yang begitu kejam, melampaui batas kemanusiaan dan sulit diterima akal sehat.

Sementara itu, teaser trailer memperlihatkan perjalanan empat jurnalis perempuan yang mendapat tugas untuk mengungkap sebuah kasus penculikan anak yang telah lama menjadi misteri. Dalam proses investigasi, mereka dihadapkan pada ancaman besar dari sosok pelaku yang masih berkeliaran, sekaligus menguak fakta-fakta mengerikan yang selama ini tersembunyi.

Dengan tempo cerita yang cepat, teaser trailer menghadirkan kombinasi antara investigasi jurnalistik, aksi laga, dan elemen horor yang intens. Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Taskya Namya, dan Yasamin Jasem tampil dalam sisi yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya. Keempatnya tidak hanya memerankan jurnalis investigasi yang berani, tetapi juga terlibat dalam berbagai adegan aksi penuh ketegangan demi mengungkap kejahatan yang mengancam keselamatan anak-anak.

Salah satu daya tarik film ini adalah pendekatan produksi yang mengedepankan realisme. Sebagian besar adegan dibangun di sebuah pusat perbelanjaan tua yang telah terbengkalai selama 13 tahun. Alih-alih menggunakan set buatan, Sinemaku Pictures memilih merestorasi bangunan tersebut, membersihkannya, lalu kembali menata area tersebut agar sesuai dengan dunia yang dibangun dalam cerita. Pendekatan ini menghasilkan atmosfer yang terasa autentik sekaligus memperkuat nuansa mencekam sepanjang film.

Bagi Sinemaku Pictures, Memburu Pemangsa menjadi proyek paling ambisius sekaligus eksplorasi genre terbaru mereka. Setelah sukses menghadirkan berbagai film drama yang menyentuh emosi penonton, rumah produksi ini kini memperluas eksplorasi ke ranah horror crime action dengan membawa isu sosial yang sangat relevan.

Sebagai sutradara, Umay Shahab mengaku memiliki kedekatan emosional dengan tema yang diangkat dalam film ini. Berstatus sebagai mantan artis cilik, isu perlindungan anak menjadi perhatian khusus baginya. Karena itu, sejak tahap pengembangan naskah, tim produksi melakukan riset dan konsultasi bersama berbagai pihak, mulai dari Komnas Anak, akademisi bidang kriminologi, jurnalis investigasi, hingga redaksi media agar penyampaian cerita tetap bertanggung jawab dan sensitif terhadap isu yang diangkat.

“Memburu Pemangsa adalah film yang mengangkat cerita tentang empat jurnalis membongkar kasus mengerikan tentang penculikan anak. Sebagai keseriusan dan bentuk tanggung jawab, kami juga terlebih dulu berkonsultasi ke berbagai pihak mulai dari Komnas Anak, redaksi media, jurnalis, hingga akademisi di bidang kriminologi. Saya bersama seluruh kru dan pemeran yang terlibat merasa perlu ada ruang aman untuk anak-anak di mana pun mereka berada. Kejahatan seperti kasus pemangsa anak adalah kejahatan terbesar yang tak bisa dimaafkan,” ujar Umay Shahab.

Perilisan teaser trailer dan poster yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional juga bukan tanpa alasan. Momentum tersebut dipilih untuk mengajak masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan dan hak-hak anak, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dari berbagai bentuk kekerasan maupun eksploitasi.

Laura Basuki yang juga menjadi salah satu pemeran utama mengungkapkan bahwa film ini memiliki makna yang sangat personal baginya sebagai seorang ibu.

“Sebagai seorang ibu, anak selalu menjadi nomor satu. Teaser trailer film ini menjadi pengingat untuk kita semua, bukan hanya orang tua, tetapi seluruh masyarakat agar selalu peduli terhadap perlindungan dan hak anak. Saya selalu sedih ketika mendengar berita-berita kekerasan yang menjadikan anak sebagai korban,” tutur Laura Basuki.

Selain menjadi debut Umay Shahab dalam genre horror crime action, Memburu Pemangsa juga menghadirkan sejumlah pencapaian baru bagi para pemainnya. Film ini menjadi horror action pertama bagi Laura Basuki, sekaligus film action pertama Prilly Latuconsina. Kehadiran para aktris yang selama ini dikenal lewat karakter drama maupun horor diyakini akan memberikan pengalaman sinematik yang berbeda bagi penonton.

Dengan perpaduan cerita investigasi yang kuat, atmosfer horor yang mencekam, adegan aksi yang intens, serta pesan sosial yang relevan, Memburu Pemangsa diproyeksikan menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan pada paruh kedua tahun 2026.

Film Memburu Pemangsa dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026. Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun Instagram @sinemaku_pictures dan @memburupemangsa.

error: Content is protected !!